Arsip Blog

Perancangan Roda Gigi Mundur (Reverse Gears)

Dalam perancanagan roda gigi transmisi kita akan juga menghitung dimensi dan spesifikasi dari roda gigi mundur.

Roda gigi mundur adalah roda gigi lurus berbeda dengan roda gigi transmisi yang menggunakan roda gigi miring.

Data awal yang dibutuhkan untuk menghitung roda gigi mundur adalah :

Hasil pengukuran dan pengamatan spesifikasi mesin adalah sebagai berikut

• Putaran motor (n)                               = 6300 Rpm

• Daya ()                                                     = 140 PS

• Rasio roda gigi mundur(ir)             = 3,307

• Rasio final gear (ifg)                           = 4,294

• Material                                                 = Baja St 70.11

• Sudut tekan normal ( )                     = 20°

• βo                                                            = 0 ( untuk roda gigi lurus)

Bahan lebih lengkap mengenai perancangan roda gigi mundur dapat download disini : Perancangan roda gigi mundur

Cara Menentukan Ukuran Baut

Dalam perdagangan ulir sudah di standarisasikan & bentuk ulir nya dapat bermacam-macam yaitu:

1. Standard British Witworth ulir sekrup

2. British Association ulir sekrup

3. American National Standar ulir sekrup

4. Unified Standar ulir sekrup

5. Square thread ( Ulir sekrup bujur sangkar )

6. Acme Thread

7. Ulir sekrup bulat ( Knuckle thread )

8. Ulir sekrup trapesium ( Buttress thread )

9. Ulir sekrup metris ( Metric thread )

Pada saat ini ulir yang terdapat di dalam perdagangan, ada dua standard yang dipakai yaitu :

a. Standard British Witworth dengan ciri-ciri nya :

- Simbol nya W misal nya W ½ “ artinya diameter luar nya        adalah ½            inchi

- ukuran nya dalam satuan inchi

- sudut puncak (alpha)= 55 derajat

b. Standard Metris (SI) :

- simbol nya (M), misal nya M20 artinya diameter luar nya adalah      20mm

- semua ukuran dalam tabel dan gambar dalam satuan (mm)

- sudu puncak (alpha)= 60 derajat.

Ini adalah Tabel ukuran baut Standard Metris (SI) (klik tabel untuk memperbesar tampilan)

Contoh perhitungan dan pemilihan ukuran baut pada tabel

Suatu gantungan yang diikat kelangit-langit dengan 4 buah baut harus menahan beban sebesar 10 000 N, Jika baut terbuat dari bahan Fe 490 dengan faktor keamanan yang direncanakan adalah 7, berapakah ukuran baut yang diperlukan?

Jawab:

Diketahui :

- Bahan baut Fe 490 mempunyai tegangan tarik maksimal 490 N/ mm2.

- Safety factor, v = 7

- Jadi tengan tarik yang diizinkan bahan adalah :

Teg.izin =  Teg.mak / v = 490 / 7 = 70 N/ mm2

-F = 10 000 N,

- Z = 4,

Penyelesaian :

Dc =  √(4.F / Z.π. Teg.izin ) =  √ (4.10 000 / 4.3,14. 70) = 6,7 mm (diameter terkecil)

Maka besar diameter luar dari baut (d) :

dc   = 0,8 d ;   d = 1,25 .dc = 1,25 (6,7) = 8,375 (mm)‏ (diameter terbesar)

Dari tabel baut untuk d = 8, 375 mm diambil M 10 x 1,25 dengan diameter luarnya   10 mm dan jarak kisaarnya 1,25 mm.

Dalam menentukan ukuran baut pada tabel disarankan untuk menggunakan  jenis Fine Series terlebih dahulu jika diameter terbesar  hasil perhitungan masih dibawah 39 mm

Perancangan Ulang Roda Gigi Transmisi Honda New Civic 1.8 L MT

Perhitungan Roda Gigi Transmisi

Menentukan Ukuran Roda Gigi

Untuk merancang roda gigi yang mampu mentransmisikan daya maksimum sebesar 103 kW  pada putaran 6300 rpm. Pada mobil Honda New Civic 1.8L MT dan direncanakan menggunakan roda gigi miring.

Hal-hal yang direncanakan antara lain :

- Sudut miring , α = 25°

- Sudut tekanan , β = 20°

- Jarak sumbu poros , a = 100 mm

- Perbandingan transmisi seperti pada brosur, (i)

  • i1    = 3,142
  • i2    = 1,869
  • i3    = 1,235
  • i4    = 1 (tertera 0,948 karena terjadi kehilangan daya 0.9%)
  • i5    = 0,727
  • ir    = 3,307
  • ifg  = 4,294

- Modul (m) = 3

Karena dasar dalam perencanaan roda gigi yaitu perbandingan kecepatan atau

perbandingan transmisi (i) yaitu perbandingan diameter lingkungan jarak roda gigi

atau jumlah gigi satu dengan jumlah gigi yang kedua.

Silahkan download disini untuk bahan yang lengkap mengenai perancangan ulang roda gigi transmisi :Perancangan Roda gigi transmisi

Perancangan Ulang Kopling New Mazda2

Perancangan ulang kopling New Mazda 2 ini merupakan tugas dari mata kuliah Tugas Elemen Mesin, berikut saya uraikan tentang metodologi  perancangan ulang kopling ini :

METODOLOGI PERANCANGAN

Spesifikasi New Mazda 2

Dari data yang diperoleh di lapangan (pada brosur), mobil New Mazda 2 memiliki spesifikasi sebagai berikut :

1. Daya Maksimum (N)                                    : 103 PS

2. Putaran Pada Daya Maksimum (n)       : 6000 rpm

3. Torsi Maksimum (T)                                   : 13,76 kgf.m

4. Putaran Pada Torsi Maksimum (n)       : 4000 rpm

Rumus-rumus yang digunakan

Torsi Maksimum

Harga torsi maksimum yang akan digunakan dalam perhitungan perancangan kopling ini ditentukan berdasarkan dua kriteria, yaitu : torsi maksimum dan daya maksimum kendaraan yang terdapat pada data lapangan (brosur).

Kopling pelat gesek bekerja karena adanya gaya gesek dengan permukaan, sehingga menyebabkan terjadinya momen puntir pada poros yang digerakkan. Momen ini bekerja dalam waktu tR sampai putaran kedua poros sama. Pada keadaan terhubung tidak terjadi slip dan putaran kedua poros sama dengan putaran awal poros penggerak, sehingga dapat dibuat persamaan :

Mr = Mb + Mh

dimana ;

Mr =          Torsi Gesek                                              [kgf.cm]

Mb =          Momen Puntir Poros Transmisi      [kgf.cm]

Mh =          Torsi Percepatan                                   [kgf.cm]

Download disini untuk mendapatkan bahan yang lengkap mengenai perancangan ulang kopling New Mazda 2 :Perancangan Ulang Koplingdan Lampiran A-B

Contoh Perancangan Mur dan Baut

Rencanakanlah Ulir dan Mur untuk sebuah kait dimana kait mampu menahan beban sebesar  = 50000 (N) seperti terlihat pada gambar. Bila bahan kait dan Mur dibuat dari baja ST 60, dan mendapat pembeban dinamis (tarik dan geser), serta faktor keamanan 8.

Penyelesaian,  diketahui :

W = 50000 (N)‏

Bahan baut dan Mur ST 60

Faktor Keamanan (V) = 8


Tabel baut dan mur

Perancangan Sambungan Las

Sebuah profil siku (20x15x1) cm, akan disambung dengan sebuah plat datar menggunakan sambungan las listrik pada kedua sisi parallel dari profil tersebut (lihat gambar).

Profil siku  tersebut direncanakan mendapat pembebanan tarik sebesar 200 kN. Bila tegangan geser izin untuk bahan plat sebesar 7500 N/cm2.

Tentukanlah panjang yang akan dilas (La dan Lb), bila gaya yang bekerja melalui titik berat dari profil siku tersebut ?.

Perancangan Paku Keling 2

Kampuh bilah tunggal dikeling ganda.

Untuk jenis sambungan kampuh bilah tunggal di keling ganda seperti terlihat pada gambar, maka kedua plat tersebut terpisah bila mampu memutuskan dua baris penampang, jika jumlah paku (n) buah maka paku terasabut akan putus tergeser, maka yang terjadi pada bahan adalah tegangan geser.

Untuk menentukan ukuran plat yang sesuai yaitu :

Bila tebal plat (t) dan lebar plat (b), jarak antara masing-masing sumbu paku (p), dan jumlah paku dalam satu baris (z1), maka plat tersebut akan putus tertarik, bila tidak mampu menahan gaya luar yang diberikan. Sehingga tegangan yang terjadi pada penampang plat yaitu tegangan tarik.

Contoh soal .

Dua buah plat disambung seperti terlihat pada gambar diatas dimana pada kedua ujungnya bekerja gaya sebesar 10000( N ). Bila Tegangan yang di izinkan untuk plat  137.9 N/mm tegangan geser izin untuk bahan paku 109.8 N/mm2  . Jumlah paku keling yang di gunakan berjumlah 6 buah serta ketebalan plat  5  mm.

Ditanyakan :

  1. Diameter paku keling.
  2. Jarak antara paku .
  3. Lebar plat yang dibutuhkan .


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 353 pengikut lainnya.