Arsip Blog

Contoh Perancangan Sabuk (belt)

A flat-belt system has small pulley with 6-inch diameter and large pulley with 10-inch diameter. Small pulley transmits 2 hp at 2450 rpm, and back force of 10 pounds in belt is required for frictional purposes.

• Determine front force, net driving force, and force on shafts.

• Find belt surface speed and output speed.

answer :      D1 = 6 inchi

D2 = 10 inchi

P    = 2 hp

n    = 2450 rpm

Fb  = 10 lb

Perhitungan Rem Cakram

Rem cakram terdiri atas sebuah cakram dari baja yang dijepit oleh lapisan rem dari kedua sisinya pada waktu pengereman (gambar 2.7). Rem ini mempunyai sifat-sifat yang baik seperti mudah dikendalikan, pengereman yang stabil, radiasi panas yang baik, sehingga sangat banyak dipakai untuk roda depan. Adapun kelemahannya adalah umur lapisan yang pendek, serta ukuran selinder rem yang besar pada roda.

Jika lambang-lambang seperti diperlihatkan pada gambar 2.8 dipakai, maka momen rem T1 (kg.mm) dari suatu sisi cakram adalah:

Perhitungan ini dilakukan untuk membuat keausan lapisan yang seragam baik didekat poros maupun diluar, dengan jalan mengusahakan tekanan kontak yang merata.

Untuk menentukan besar torsi dan gaya normal rem cakram, dapat dipergunakan persamaan-persamaan berikut ini :

Untuk menyeimbangi pembebanan pada rem cakram, blok rem diletakkan di antara kedua sisi cakram dan untuk mendinginkan cakram yang panas akibat gesekan saat pengereman, dibuat lubang-lubang kecil pada cakram dimana udara sebagai pendingin dapat mengalir melalui lubang tersebut.


Perancangan Roda Gigi Mundur (Reverse Gears)

Dalam perancanagan roda gigi transmisi kita akan juga menghitung dimensi dan spesifikasi dari roda gigi mundur.

Roda gigi mundur adalah roda gigi lurus berbeda dengan roda gigi transmisi yang menggunakan roda gigi miring.

Data awal yang dibutuhkan untuk menghitung roda gigi mundur adalah :

Hasil pengukuran dan pengamatan spesifikasi mesin adalah sebagai berikut

• Putaran motor (n)                               = 6300 Rpm

• Daya ()                                                     = 140 PS

• Rasio roda gigi mundur(ir)             = 3,307

• Rasio final gear (ifg)                           = 4,294

• Material                                                 = Baja St 70.11

• Sudut tekan normal ( )                     = 20°

• βo                                                            = 0 ( untuk roda gigi lurus)

Bahan lebih lengkap mengenai perancangan roda gigi mundur dapat download disini : Perancangan roda gigi mundur

Cara Menentukan Ukuran Baut

Dalam perdagangan ulir sudah di standarisasikan & bentuk ulir nya dapat bermacam-macam yaitu:

1. Standard British Witworth ulir sekrup

2. British Association ulir sekrup

3. American National Standar ulir sekrup

4. Unified Standar ulir sekrup

5. Square thread ( Ulir sekrup bujur sangkar )

6. Acme Thread

7. Ulir sekrup bulat ( Knuckle thread )

8. Ulir sekrup trapesium ( Buttress thread )

9. Ulir sekrup metris ( Metric thread )

Pada saat ini ulir yang terdapat di dalam perdagangan, ada dua standard yang dipakai yaitu :

a. Standard British Witworth dengan ciri-ciri nya :

- Simbol nya W misal nya W ½ “ artinya diameter luar nya        adalah ½            inchi

- ukuran nya dalam satuan inchi

- sudut puncak (alpha)= 55 derajat

b. Standard Metris (SI) :

- simbol nya (M), misal nya M20 artinya diameter luar nya adalah      20mm

- semua ukuran dalam tabel dan gambar dalam satuan (mm)

- sudu puncak (alpha)= 60 derajat.

Ini adalah Tabel ukuran baut Standard Metris (SI) (klik tabel untuk memperbesar tampilan)

Contoh perhitungan dan pemilihan ukuran baut pada tabel

Suatu gantungan yang diikat kelangit-langit dengan 4 buah baut harus menahan beban sebesar 10 000 N, Jika baut terbuat dari bahan Fe 490 dengan faktor keamanan yang direncanakan adalah 7, berapakah ukuran baut yang diperlukan?

Jawab:

Diketahui :

- Bahan baut Fe 490 mempunyai tegangan tarik maksimal 490 N/ mm2.

- Safety factor, v = 7

- Jadi tengan tarik yang diizinkan bahan adalah :

Teg.izin =  Teg.mak / v = 490 / 7 = 70 N/ mm2

-F = 10 000 N,

- Z = 4,

Penyelesaian :

Dc =  √(4.F / Z.π. Teg.izin ) =  √ (4.10 000 / 4.3,14. 70) = 6,7 mm (diameter terkecil)

Maka besar diameter luar dari baut (d) :

dc   = 0,8 d ;   d = 1,25 .dc = 1,25 (6,7) = 8,375 (mm)‏ (diameter terbesar)

Dari tabel baut untuk d = 8, 375 mm diambil M 10 x 1,25 dengan diameter luarnya   10 mm dan jarak kisaarnya 1,25 mm.

Dalam menentukan ukuran baut pada tabel disarankan untuk menggunakan  jenis Fine Series terlebih dahulu jika diameter terbesar  hasil perhitungan masih dibawah 39 mm

Perancangan Ulang Roda Gigi Transmisi Honda New Civic 1.8 L MT

Perhitungan Roda Gigi Transmisi

Menentukan Ukuran Roda Gigi

Untuk merancang roda gigi yang mampu mentransmisikan daya maksimum sebesar 103 kW  pada putaran 6300 rpm. Pada mobil Honda New Civic 1.8L MT dan direncanakan menggunakan roda gigi miring.

Hal-hal yang direncanakan antara lain :

- Sudut miring , α = 25°

- Sudut tekanan , β = 20°

- Jarak sumbu poros , a = 100 mm

- Perbandingan transmisi seperti pada brosur, (i)

  • i1    = 3,142
  • i2    = 1,869
  • i3    = 1,235
  • i4    = 1 (tertera 0,948 karena terjadi kehilangan daya 0.9%)
  • i5    = 0,727
  • ir    = 3,307
  • ifg  = 4,294

- Modul (m) = 3

Karena dasar dalam perencanaan roda gigi yaitu perbandingan kecepatan atau

perbandingan transmisi (i) yaitu perbandingan diameter lingkungan jarak roda gigi

atau jumlah gigi satu dengan jumlah gigi yang kedua.

Silahkan download disini untuk bahan yang lengkap mengenai perancangan ulang roda gigi transmisi :Perancangan Roda gigi transmisi

Perancangan Ulang Kopling New Mazda2

Perancangan ulang kopling New Mazda 2 ini merupakan tugas dari mata kuliah Tugas Elemen Mesin, berikut saya uraikan tentang metodologi  perancangan ulang kopling ini :

METODOLOGI PERANCANGAN

Spesifikasi New Mazda 2

Dari data yang diperoleh di lapangan (pada brosur), mobil New Mazda 2 memiliki spesifikasi sebagai berikut :

1. Daya Maksimum (N)                                    : 103 PS

2. Putaran Pada Daya Maksimum (n)       : 6000 rpm

3. Torsi Maksimum (T)                                   : 13,76 kgf.m

4. Putaran Pada Torsi Maksimum (n)       : 4000 rpm

Rumus-rumus yang digunakan

Torsi Maksimum

Harga torsi maksimum yang akan digunakan dalam perhitungan perancangan kopling ini ditentukan berdasarkan dua kriteria, yaitu : torsi maksimum dan daya maksimum kendaraan yang terdapat pada data lapangan (brosur).

Kopling pelat gesek bekerja karena adanya gaya gesek dengan permukaan, sehingga menyebabkan terjadinya momen puntir pada poros yang digerakkan. Momen ini bekerja dalam waktu tR sampai putaran kedua poros sama. Pada keadaan terhubung tidak terjadi slip dan putaran kedua poros sama dengan putaran awal poros penggerak, sehingga dapat dibuat persamaan :

Mr = Mb + Mh

dimana ;

Mr =          Torsi Gesek                                              [kgf.cm]

Mb =          Momen Puntir Poros Transmisi      [kgf.cm]

Mh =          Torsi Percepatan                                   [kgf.cm]

Download disini untuk mendapatkan bahan yang lengkap mengenai perancangan ulang kopling New Mazda 2 :Perancangan Ulang Koplingdan Lampiran A-B

Contoh Perancangan Mur dan Baut

Rencanakanlah Ulir dan Mur untuk sebuah kait dimana kait mampu menahan beban sebesar  = 50000 (N) seperti terlihat pada gambar. Bila bahan kait dan Mur dibuat dari baja ST 60, dan mendapat pembeban dinamis (tarik dan geser), serta faktor keamanan 8.

Penyelesaian,  diketahui :

W = 50000 (N)‏

Bahan baut dan Mur ST 60

Faktor Keamanan (V) = 8


Tabel baut dan mur

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 347 pengikut lainnya.