Arsip Blog

Contoh Perancangan Sabuk (belt)

A flat-belt system has small pulley with 6-inch diameter and large pulley with 10-inch diameter. Small pulley transmits 2 hp at 2450 rpm, and back force of 10 pounds in belt is required for frictional purposes.

• Determine front force, net driving force, and force on shafts.

• Find belt surface speed and output speed.

answer :      D1 = 6 inchi

D2 = 10 inchi

P    = 2 hp

n    = 2450 rpm

Fb  = 10 lb

Fungsi dan Kegunaan Rem Drum

Rem drum otomobil umumnya berbentuk rem drum (jenis ekspansi) dan rem cakram (disk). Rem drum mempunyai ciri lapisan rem yang terlindung, dapat menghasilkan gaya rem yang besar untuk ukuran rem yang kecil, dan umur lapisan rem cukup panjang. Suatu kelemaham rem ini adalah pemancaran panasnya buruk. Blok rem bergantung pada letak engsel sepatu rem dan silinder hidrolik serta arah putaran roda.

Biasanya, jenis seperti yang diperlihatkan dalam gambar 2.5 (a) adalah yang terbanyak dipakai, yaitu yang memakai sepatu depan dan belakang. Pada rem jenis ini, meskipun roda berputar dalam arah yang berlawanan, gaya rem tetap besarnya. Rem dalam gambar 2.5 (b) memakai dua sepatu depan, dimana gaya rem dalam satu arah putaran jauh lebih besar dari pada dalam arah berlawanan. Juga terdapat jenis yang diperlihatkan dalam gambar 2.5 (c), yang disebut duo-servo.

Dalam hal sepatu rem seperti yang diperlihatkan dalam gambar 2.6 (a), disebut sepatu berengsel, dan sepatu yang menggelinding pada suatu permukaan seperti dalam gambar 2.6 (b), disebut sepatu mengambang. Jenis yang terdahulu memerlukan ketelitian yang lebih tinggi dalam pembuatannya. Untuk merencanakan rem drum. Pada umumnya perhitungan yang sederhana dapat diikuti untuk memperoleh ukuran bagian-bagian yang bersangkutan serta gaya untuk menekan sepatu.

Rem drum dikenal juga sebagai rem sepatu dalam, yang biasanya diterapkan pada kendaraan. Rem drum ini dibuat dalam berbagai tipe dengan tujuan masing-masing.

Keuntungan memakai rem drum adalah dapat menghasilkan gaya yang besar untuk ukuran yang kecil dan umur lapisan rem yang panjang. Blok rem disebut dengan sepatu rem. Gaya rem tergantung pada letak engsel sepatu rem dan gaya yang diberikan agar sepatu bergesekan dengan dinding rem serta arah putaran roda.

Perancangan Roda Gigi Mundur (Reverse Gears)

Dalam perancanagan roda gigi transmisi kita akan juga menghitung dimensi dan spesifikasi dari roda gigi mundur.

Roda gigi mundur adalah roda gigi lurus berbeda dengan roda gigi transmisi yang menggunakan roda gigi miring.

Data awal yang dibutuhkan untuk menghitung roda gigi mundur adalah :

Hasil pengukuran dan pengamatan spesifikasi mesin adalah sebagai berikut

• Putaran motor (n)                               = 6300 Rpm

• Daya ()                                                     = 140 PS

• Rasio roda gigi mundur(ir)             = 3,307

• Rasio final gear (ifg)                           = 4,294

• Material                                                 = Baja St 70.11

• Sudut tekan normal ( )                     = 20°

• βo                                                            = 0 ( untuk roda gigi lurus)

Bahan lebih lengkap mengenai perancangan roda gigi mundur dapat download disini : Perancangan roda gigi mundur

Cara Menentukan Ukuran Baut

Dalam perdagangan ulir sudah di standarisasikan & bentuk ulir nya dapat bermacam-macam yaitu:

1. Standard British Witworth ulir sekrup

2. British Association ulir sekrup

3. American National Standar ulir sekrup

4. Unified Standar ulir sekrup

5. Square thread ( Ulir sekrup bujur sangkar )

6. Acme Thread

7. Ulir sekrup bulat ( Knuckle thread )

8. Ulir sekrup trapesium ( Buttress thread )

9. Ulir sekrup metris ( Metric thread )

Pada saat ini ulir yang terdapat di dalam perdagangan, ada dua standard yang dipakai yaitu :

a. Standard British Witworth dengan ciri-ciri nya :

- Simbol nya W misal nya W ½ “ artinya diameter luar nya        adalah ½            inchi

- ukuran nya dalam satuan inchi

- sudut puncak (alpha)= 55 derajat

b. Standard Metris (SI) :

- simbol nya (M), misal nya M20 artinya diameter luar nya adalah      20mm

- semua ukuran dalam tabel dan gambar dalam satuan (mm)

- sudu puncak (alpha)= 60 derajat.

Ini adalah Tabel ukuran baut Standard Metris (SI) (klik tabel untuk memperbesar tampilan)

Contoh perhitungan dan pemilihan ukuran baut pada tabel

Suatu gantungan yang diikat kelangit-langit dengan 4 buah baut harus menahan beban sebesar 10 000 N, Jika baut terbuat dari bahan Fe 490 dengan faktor keamanan yang direncanakan adalah 7, berapakah ukuran baut yang diperlukan?

Jawab:

Diketahui :

- Bahan baut Fe 490 mempunyai tegangan tarik maksimal 490 N/ mm2.

- Safety factor, v = 7

- Jadi tengan tarik yang diizinkan bahan adalah :

Teg.izin =  Teg.mak / v = 490 / 7 = 70 N/ mm2

-F = 10 000 N,

- Z = 4,

Penyelesaian :

Dc =  √(4.F / Z.π. Teg.izin ) =  √ (4.10 000 / 4.3,14. 70) = 6,7 mm (diameter terkecil)

Maka besar diameter luar dari baut (d) :

dc   = 0,8 d ;   d = 1,25 .dc = 1,25 (6,7) = 8,375 (mm)‏ (diameter terbesar)

Dari tabel baut untuk d = 8, 375 mm diambil M 10 x 1,25 dengan diameter luarnya   10 mm dan jarak kisaarnya 1,25 mm.

Dalam menentukan ukuran baut pada tabel disarankan untuk menggunakan  jenis Fine Series terlebih dahulu jika diameter terbesar  hasil perhitungan masih dibawah 39 mm

Perancangan Ulang Roda Gigi Transmisi Honda New Civic 1.8 L MT

Perhitungan Roda Gigi Transmisi

Menentukan Ukuran Roda Gigi

Untuk merancang roda gigi yang mampu mentransmisikan daya maksimum sebesar 103 kW  pada putaran 6300 rpm. Pada mobil Honda New Civic 1.8L MT dan direncanakan menggunakan roda gigi miring.

Hal-hal yang direncanakan antara lain :

- Sudut miring , α = 25°

- Sudut tekanan , β = 20°

- Jarak sumbu poros , a = 100 mm

- Perbandingan transmisi seperti pada brosur, (i)

  • i1    = 3,142
  • i2    = 1,869
  • i3    = 1,235
  • i4    = 1 (tertera 0,948 karena terjadi kehilangan daya 0.9%)
  • i5    = 0,727
  • ir    = 3,307
  • ifg  = 4,294

- Modul (m) = 3

Karena dasar dalam perencanaan roda gigi yaitu perbandingan kecepatan atau

perbandingan transmisi (i) yaitu perbandingan diameter lingkungan jarak roda gigi

atau jumlah gigi satu dengan jumlah gigi yang kedua.

Silahkan download disini untuk bahan yang lengkap mengenai perancangan ulang roda gigi transmisi :Perancangan Roda gigi transmisi

Perancangan Ulang Kopling New Mazda2

Perancangan ulang kopling New Mazda 2 ini merupakan tugas dari mata kuliah Tugas Elemen Mesin, berikut saya uraikan tentang metodologi  perancangan ulang kopling ini :

METODOLOGI PERANCANGAN

Spesifikasi New Mazda 2

Dari data yang diperoleh di lapangan (pada brosur), mobil New Mazda 2 memiliki spesifikasi sebagai berikut :

1. Daya Maksimum (N)                                    : 103 PS

2. Putaran Pada Daya Maksimum (n)       : 6000 rpm

3. Torsi Maksimum (T)                                   : 13,76 kgf.m

4. Putaran Pada Torsi Maksimum (n)       : 4000 rpm

Rumus-rumus yang digunakan

Torsi Maksimum

Harga torsi maksimum yang akan digunakan dalam perhitungan perancangan kopling ini ditentukan berdasarkan dua kriteria, yaitu : torsi maksimum dan daya maksimum kendaraan yang terdapat pada data lapangan (brosur).

Kopling pelat gesek bekerja karena adanya gaya gesek dengan permukaan, sehingga menyebabkan terjadinya momen puntir pada poros yang digerakkan. Momen ini bekerja dalam waktu tR sampai putaran kedua poros sama. Pada keadaan terhubung tidak terjadi slip dan putaran kedua poros sama dengan putaran awal poros penggerak, sehingga dapat dibuat persamaan :

Mr = Mb + Mh

dimana ;

Mr =          Torsi Gesek                                              [kgf.cm]

Mb =          Momen Puntir Poros Transmisi      [kgf.cm]

Mh =          Torsi Percepatan                                   [kgf.cm]

Download disini untuk mendapatkan bahan yang lengkap mengenai perancangan ulang kopling New Mazda 2 :Perancangan Ulang Koplingdan Lampiran A-B

Contoh Perancangan Mur dan Baut

Rencanakanlah Ulir dan Mur untuk sebuah kait dimana kait mampu menahan beban sebesar  = 50000 (N) seperti terlihat pada gambar. Bila bahan kait dan Mur dibuat dari baja ST 60, dan mendapat pembeban dinamis (tarik dan geser), serta faktor keamanan 8.

Penyelesaian,  diketahui :

W = 50000 (N)‏

Bahan baut dan Mur ST 60

Faktor Keamanan (V) = 8


Tabel baut dan mur

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 226 pengikut lainnya.